Perbedaan Dasar Antara Terjemahan Tersumpah dan Terjemahan Tersertifikasi

Terjemahan tersumpah adalah dokumen hukum yang diterjemahkan kedalam bahasa lain yang masih diterima sebagai dokumen hukum setelah penerjemahan. Dengan kata lain, terjemahan tersumpah adalah penerjemahan dimana dokumen yang diterjemahkan memiliki kesahihan hukum yang sama dengan dokumen aslinya. Terjemahan Tersumpah disajikan dalam format yang dipersyaratkan untuk diterima di negara bersangkutan. Tipe terjemahan ini digunakan utamanya ketika berurusan dengan surat dan dokumen resmi, termasuk:

o Akte

o Surat Kuasa

o Tanda Daftar Perusahaan

o Putusan Pengadilan

o Pernyataan

o Ijazah

o Lisensi / Izin

Jenis terjemahan ini juga dibutuhkan ketika ada dokumen yang perlu disampaikan di Pengadilan atau ke institusi publik. Perlu dicatat bahwa meskipun sistem hukum berbeda dari satu negara ke negara lain, terdapat dua standar dasar untuk terjemahan tersumpah:

  • Di negara-negara “Hukum Umum” yang mencakup negara Inggris, sebagian besar negara Amerika Serikat, Irlandia, dan beberapa bekas koloni Inggris, penerjemah harus memiliki kualifikasi formal di bidang penerjemahan dan mampu menegaskan dan membuktikan hal ini secara tertulis.
  • Dalam hal negara-negara “Hukum Sipil” yang mencakup Eropa Kontinental dan kebanyakan belahan dunia lainnya; penerjemah tersebut tidak hanya harus memenuhi syarat tapi juga terdaftar di negara atau pengadilan terkait sebagai penerjemah tersumpah.

Perbedaan paling penting antara terjemahan tersumpah dan terjemahan tersertifikasi, adalah bahwa pada terjemahan tersumpah, dokumennya ditandatangani dan dicap oleh penerjemah tersumpah resmi dan berlaku sebagai terjemahan resmi. Meskipun dokumen aslinya dapat dikirim dengan cara apa pun (WhatsApp, Telegram, e-mail), dalam terjemahan tersumpah, terjemahan tersebut hanya dapat disediakan di atas kertas karena harus mencakup tanda tangan dan cap penerjemah tersumpah.

Sekarang ini, karena maraknya industri jasa penerjemahan, keberadaan penerjemah tersumpah dibutuhkan dalam kasus dimana pernyataan yang dibuat dalam bahasa asing oleh peserta rapat mengandung konsekuensi hukum. Di banyak negara, penerjemah tersumpah adalah seseorang yang ditunjuk dan diberikan kewenangan oleh instansi pemerintah untuk menerjemahkan dari satu atau lebih bahasa asing kedalam bahasa lain.

Akan tetapi di sebagian negara, penerjemah tersumpah merupakan penerjemah tersertifikasi yang diakui keahliannya untuk menerjemahkan dokumen pengadilan. Penerjemah tersumpah berwenang untuk membuat terjemahan pribadi. Penerjemah tersumpah dipersiapkan untuk membuat segala macam terjemahan, karena ia telah mempelajari bukan hanya bahasanya, tapi juga budaya dan watak suatu bangsa dan telah dilatih dalam teknik penerjemahan. Setiap terjemahan yang dihasilkan oleh penerjemah tersumpah merupakan dokumen resmi dan diterima secara resmi oleh semua otoritas hukum sebagai bukti.

Karena hukum merupakan bidang yang bergantung pada budaya, setiap proses peradilan di tingkat internasional dapat dipengaruhi oleh ketidakakuratan atau ketidaksesuaian terjemahan. Dalam kaitannya dengan hukum internasional, pengacara seringkali harus berurusan dengan dokumen hukum dari berbagai sumber bahasa. Sebagai konsekuensinya, kita perlu memahami arti penting dan keharusan dari terjemahan tersumpah. Pertumbuhan perdagangan internasional telah berkontribusi terhadap peningkatan permintaan akan terjemahan dokumen korporasi. Di tengah-tengah banyaknya jenis dokumen yang harus ditangani setiap harinya, terjemahan tersumpah yang pada akhirnya paling sering diminta.